Rabu, 12 Desember 2012

14 Anggota DPRD se-Riau Di-PAW Sepanjang 2012

Tidak semua wakil rakyat di Riau karier politiknya terus bersinar. Sepanjang 2012 terdapat 14 wakil rakyat dari seluruh kabupaten/kota yang di-PAW.

Riauterkini-PEKANBARU- Berdsarkan data yang dikeluarkan Pemperintah Provinsi Riau melalui Biro Tata Pemerintah Setdaprov Riau, sepanjang tahun 2012 ini ada 14 nama anggota dewan yang melakukan pergantian antar waktu (PAW) di semua kabupaten/kota di Provinsi Riau. Dan dari ke-14 PAW tersebut mayoritas berasal dari Partai Golongan Karya.

Hal ini disampaikan Kepala Biro Tata Pemerintah Setdaprov Riau M Guntur lewat Kasubag Pejabat Negara dan Legislatif, Zainudin kepada riauterkini, Rabu (12/12/12) di Kantor Gubernur Riau. Katanya, berdasarkan laporan yang masuk ke Pemprov, ada 14 nama yang melakukan proses PAW sepanjang tahun 2012 dan mayoritas berasal dari Partai Golkar.

Ke-14 nama tersebut adalah, satu berasal dari Kabupaten Siak, dua berasal dari Kabupaten Pelalawan, dua berasal dari Kabupaten Kampar, satu dari Kabupaten Kuansing, dan tujuh dari Kabupaten Indragiri Hulu.

Di antara PAW anggota DPRD adalah Kabupaten Siak yang diganti Masri sedangkan PAW-nya Azwar berasal dari Partai Golkar, anggota DPRD Kabupaten Bengkalis tidak ada diganti hanya alasan pengangkatan pimpinan DPRD pasca Pemekaran, PAW-nya Indra Gunawan dari Partai Golkar, anggota DPRD Pelalawan yang diganti Marhadi dengan PAW Nasarudin berasal dari Partai Golkar, diganti Agustiar dan PAW-nya Abdul Muzakkir dari Partai Golkar berasal dari Kabupaten Pelalawan juga.

Kemudian PAW selanjutnya, berasal dari Kabupaten Kampar yang diganti Hadi Warna sedangkan PAW-nya Zulhendri Zainul dari Partai Golkar, dan masih dari Kampar, A Manan Datuk Rajokayo digantikan Erni Yanti berasal dari Partai Golkar. Sedangkan anggota dewan dari Kabupaten Kuansing yang diganti Muslim dengan PAW Erdison dari Partai Golkar.

Kabupaten Indragiri Hulu merupakan Kabupaten terbanyak yang melakukan PAW anggota DPRD kabupaten/kota sepanjang tahun 2012 ini, yakni tujuh orang nama. Di antaranya, Yuridis digantikan Edi Supirman berasal dari Partai Keadilan dan Persatuan Bangsa, Marpoli digantikan Miswando dari Partai Golongan Karya, Zulhindra digantikan Andi Hakim dari Partai Kebangkinan Nasional Ulama.

Selanjutnya, Buhari digantikan Hayati berasal dari Partai Demokrat, Tomimi Comara digantikan Brisnef Pramiko dari Partai Bulan Bintang, Dekritman Rab digantikan Nurmala Dewi dari partai Partai Demokrasi Kebangsaan dan Buhari digantikan Arwan Citra Jaya berasal dari Partai Demokrat.

Saat ditanya, penyebab atau alasan adanya pergantian waktu, Zainudin tidak mau memberikan komentar, dia berasalan kalau hal tersebut merupakan bersifat pribadi.

"Kalau alasan diganti atau PAW, saya tidak bisa komentar karena itu sangat pribadi sifatnya," sebutnya.***(jor)

0 komentar:

Posting Komentar